Membahas Behavioral Traits Series ‘YOU’ di Netflix, Ada Kaitannya dengan Genetik?

behavioral-traits-ada-kaitan-dengan-genetic

‘YOU’ adalah sebuah series Netflix yang sedang menjadi perbincangan hangat dikarenakan baru saja merilis jilid ke-3 nya. Tayang pertama kali di 2017, series ini menuai banyak kritik dan saran. Series ini bercerita tentang seorang pemuda yang  bernama Joe Goldberg yang memiliki obsesi kepada wanita bernama Guinevere Beck. Di setiap episodenya, Anda akan dikejutkan dengan perilaku Joe. Mari kita simak lebih lanjut.

joe-goldberg-behavioral-traits-ada-kaitan-dengan-genetik

Mengenal behavioral traits dari karakter YOU

Menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan, series ini diangkat dari novel dengan judul yang sama. Bagi penikmat series yang tidak pernah membaca novelnya, pasti sangat terkejut dengan pembentukan karakter Joe. Si penulis berhasil membentuk karakter Joe Goldberg menjadi individu positif meskipun ia seorang pembunuh. Cerita-cerita masa lalu dari Joe juga dijelaskan dengan detil bagaimana kehidupan masa kecilnya sangat memengaruhi behavior-nya yang sekarang.

Berawal mula dengan Joe yang memiliki pekerjaan di toko buku dan jatuh cinta dengan seorang wanita bernama Guinevere Beck. Kisah percintaan mereka diceritakan dengan adanya masa lalu yang terus menerus menghantui dan bagaimana psikologi kita ‘dimainkan’. Penonton selalu dibuat mengerti dengan isi pikiran Joe yang sangat menyimpang dan membuat kita paham akan alasan-alasan dia membunuh orang. Lalu, ada beberapa karakter pendukung lainnya yang menjadi korban dari Joe.

behavioral-traits-joe-dengan-genetik

Apa yang dialami Joe ada kaitannya dengan genetik?

Mari kita bahas sedikit mengenai masa lalu Joe. Dikisahkan memiliki masa kecil yang traumatis, Joe kecil selalu dirundung oleh teman sekolahnya dan disiksa secara fisik oleh ayahnya. Melalui hal tersebut, Joe berpikir bahwa dengan kekerasan dia akan mendapatkan apapun yang diinginkan. Selain itu, dia juga beranggapan bahwa mengobjektifikasikan wanita adalah hal yang wajar. Hal ini disebabkan oleh, kurangnya kasih sayang ibunya karena tidak pernah dipedulikan.

Lalu, apakah Anda tahu bahwa faktor genetik dapat menentukan kepribadian seseorang? Menurut studi psikologi, kepribadian seseorang merupakan sebuah kontribusi genetik dan lingkungan. Keduanya mempunyai keterkaitan tetapi apa yang sudah ada di dalam genetik menghasilkan output sesuai dengan faktor lingkungannya. Faktor genetik dari ayahnya yang kurang emphaty dan mempunyai perilaku aggression membuat Joe mempunyai behavior tersebut.

Genetik di dalam tubuh manusia diibaratkan seperti maps yang mengetahui semua arah dan petunjuk. Selain itu, sadarnya potensi atau behavioral yang Anda punyai seperti menemukan harta karun yang sangat berharga untuk Anda. Di jaman ini, perkembangan teknologi sudah sangat maju dan sangat memungkinkan adanya masa depan yang cerah dalam mengakses kesehatan.

Bagaimana jika Anda bisa mengakses apapun tentang diri Anda hanya dengan tes DNA? Bagaimana jika hasil report dari tes DNA sangatlah lengkap sehingga sangat mudah mempelajari semua hal tentang tubuh dan kepribadian Anda?

ASAREN menghadirkan tes DNA Genotyping yang bisa memudahkan Anda dalam memahami semua potensi-potensi baik di dalam tubuh. Ada 21 kategori reports yang bisa Anda dapatkan termasuk behavioral traits. Selain itu, tes DNA juga bisa mengetahui apakah Anda mempunyai potensi penyakit keturunan dari genetik orang tua. Cari tahu lebih lengkapnya di sini.

Source:

https://link.springer.com/journal/10862 [Journal of Psychopathology and Behavioral Assessment]

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up